oleh Adi Nugroho pada 26 Oktober 2010 jam 10:37
Dan burung kutilang pun bernyanyi.Tapi, manusia itu tidak mendengarkannya.
Maka, Manusia itu berteriak, “Tuhan, bicaralah padaku !”Dan guntur dan petir pun mengguruh.Tapi, Manusia itu tidak mendengarkannya.
MAnusia itu melihat sekelilingnya dan berkata,“Tuhan, biarkan aku melihat Engkau.”Dan bintang pun bersinar terang.Tapi, Manusia itu tidak melihatnya.
Dan, Manusia berteriak lagi, “Tuhan, tunjukkan aku keajaiban!” Mu”Dan seorang bayi pun lahirlah.Tapi, manusia itu tidak menyadarinya.
Maka, ia berseru lagi dalam keputus-asaannya, “Jamahlah aku, Tuhan!”Dan segera, Tuhan pun turun dan menjamahnya.Tapi, manusia itu malah mengusir kupu-kupu tersebut dan terus berjalan.
Betapa hal ini semua sebenarnya mengingatkan pada kitabahwa Tuhan selalu hadir di sekitar kita dalam bentuksederhana dan kecil yang sering kita anggap lalu, bahkan dalam era elektronik ini …karenanya saya ingin menambahkan satu lagi:
Manusia itu berseru, “Tuhan, aku membutuhkan pertolonganmu!”Dan datanglah e-mail dengan berita-berita baik dan menguatkan.
Namun, ia justru menghapusnya dan terus berkeluh-kesah….
Berita baik itu adalah bahwa anda masih dicintai orang lain !
Janganlah kita mencampakkan suatu anugerah, hanya karena anugerah itu tidak dikemas dalam bentuk yang diinginkan dan dimengerti oleh kita
sumber : http://www.facebook.com/notes/annisaa-fitrah/sunyi/10150153316009517?ref=notif¬if_t=note_reply#!/note.php?note_id=10150102998725130










2 Responses So Far:
hahahaa. gw copas dari temen gw, lu copas dari gw. panjang bet ya jalan ni notes. hahahaa. :santai
hahahhahaha...
slow gan.. sing penting bermanfaat..